Fonty Python: Cara Mudah Manajemen Font di Linux

Ditulis oleh Triyan pada 10 Agustus 2008. Dibaca 2521 kali. Komentar Anda.

Anda punya banyak koleksi font, namun kesulitan mengaturnya? Gunakan saja Fonty Python.

Logo Fonty Python

Logo Fonty Python

Apa itu Fonty Python?

Fonty Python adalah font viewer dan manager pada sistem GNU/Linux. Anda bisa menggunakannya untuk melihat preview font, menginstal font dan menghapusnya dengan mudah.

Uniknya, file font yang asli tetap berada pada direktori dimana mereka berada, dan tidak dipindahkan ke sistem. Fonty Pyton hanya membuat symbolic link ke direktori ~/.fonts, sehingga sistem akan mengira bahwa font tersebut telah terinstal.

Dengan demikian anda bisa mengumpulkan file-file font pada suatu direktori, dan menggunakannya hanya apabila diperlukan saja. Selesai menggunakan, anda bisa menghapusnya dengan mudah dengan Fonty Python, namun file asli tetap tersimpan dengan aman.

Instalasi dan Penggunaan

Seperti biasa, instalasi di BlankOn/Ubuntu cukup dilakukan dengan perintah:

sudo apt-get install fontypython

Fonty Python menggunakan mekanisme “Pog” dalam pengelolaan font. Menurut pembuat programnya, Pog itu singkatan dari TyPOGraphy. Fungsinya mirip seperti tag.

Anda bisa mengumpulkan font-font yang digunakan untuk menulis artikel dalam pog tersendiri, misalnya pog “Artikel”. Sedangkan font-font untuk menulis brosur anda kelompokkan ke dalam pog “Brosur”. Font-font untuk desain grafis dalam pog “Desain Grafis”, dan sebagainya. Pada saat akan menulis artikel, aktifkan saja pog “Artikel”. Kemudian saat akan membuat brosur, aktifkan pog “Brosur”.

Satu file font bisa digunakan untuk berbagai macam pog, tergantung kebutuhan. Hal ini menjadikan sistem tetap bersih tanpa ada duplikasi file font, dan hanya font-font yang dibutuhkan saja yang akan muncul pada daftar font di dalam aplikasi yang digunakan, misalnya OpenOffice Writer. Tentunya jika daftar font terlalu panjang, kita akan kesulitan sendiri dalam memilih font yang kita inginkan. Dengan Fonty Python, kita akan menghemat waktu untuk memilih font, karena hanya font-font tertentu saja — yang sudah kita klasifikasikan ke dalam pog — yang alan muncul pada daftar font.

Tampilan layar Fonty Python

Tampilan layar Fonty Python

Cara kerja Fonty Python adalah sebagai berikut:

  1. Anda memilih direktori tempat penyimpanan file-file font pada kolom sebelah kiri. Kolom bagian tengah akan menampilkan preview font-font yang tersimpan di dalam direktori tersebut.
  2. Pada kolom sebelah kanan, berisi pog yang anda gunakan. Jika belum ada, buatlah sebuah pog dengan menggunakan tombol “New Pog”.
  3. Klik pada pog yang sudah dibuat, lalu pilih font yang ingin dimasukkan ke dalam pog tersebut. Setiap font yang dipilih ditandai dengan tanda centang (checkmark). Anda juga bisa menggunakan filter untuk melakukan pencarian font.
  4. Setelah font yang dipilih dirasa cukup, klik tombol “Put fonts into Pog”.
  5. Buatlah pog-pog yang lain sesuai kebutuhan dan ulangi langkah-langkah di atas untuk memasukkan font ke dalam pog.
  6. Pilih pog-pog yang akan diinstal ke dalam sistem, kemudian tekan tombol “Install Pog”. Dengan demikian anda sudah bisa menggunakan font-font tersebut di dalam aplikasi yang anda gunakan.
  7. Setelah selesai bekerja, pilih pog-pog yang sudah tidak digunakan lagi dan tekan tombol “Uninstall Pog”. Dengan demikian font yang sudah tidak dipergunakan akan dibersihkan dari sistem.
  8. Jika suatu saat ingin melanjutkan pekerjaan, anda tinggal menginstal pog yang sesuai, maka font tersebut akan segera tersedia pada sistem.

Mudah bukan? Sekarang tidak perlu pusing-pusing lagi mengatur koleksi font anda di Linux.

3 Responses to “Fonty Python: Cara Mudah Manajemen Font di Linux”

  1. mas tolong kasih tau dung gmana caranya setting replication di postgres8.3 menggunakan slony atau yang lain ?????
    ….thanx yaaaaaa

  2. apakah semua font di windows bisa jalan di linux

  3. Tidak bisa pak. kalau font bisa jalan capek kita ngejarnya :-D

    Sori intermeso. Bisa dong, terutama yg berjenis true type font (TTF) mudah sekali instalasinya di linux.

Leave a Reply