<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>triyan.web.id &#187; Fun with U</title>
	<atom:link href="http://triyan.web.id/category/linux/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://triyan.web.id</link>
	<description>lamunan di kala jongkok</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jul 2010 22:17:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Berbagi Koneksi Internet di Ubuntu Karmic</title>
		<link>http://triyan.web.id/berbagi-koneksi-internet-di-ubuntu-karmic/</link>
		<comments>http://triyan.web.id/berbagi-koneksi-internet-di-ubuntu-karmic/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 11:05:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Triyan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fun with U]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://triyan.web.id/?p=838</guid>
		<description><![CDATA[Setelah upgrade ke Karmic (Ubuntu 9.10), saya tidak bisa lagi sharing Internet dengan cara Jaunty. Soalnya, paket ipmasq sudah tidak tersedia lagi di Karmic. Saya pun mencoba kembali menggunakan Firestarter, namun tetap saja gagal (karena saya sebenarnya nggak terlalu ngerti masalah beginian). Sedikit pencarian di Google, saya baru tahu kalau ternyata secara default Karmic sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah upgrade ke Karmic (Ubuntu 9.10), saya tidak bisa lagi <a href="http://triyan.web.id/berbagi-koneksi-internet-di-ubuntu-jaunty/">sharing Internet dengan cara Jaunty</a>. Soalnya, paket ipmasq sudah tidak tersedia lagi di Karmic. Saya pun mencoba kembali menggunakan Firestarter, namun tetap saja gagal (karena saya sebenarnya nggak terlalu ngerti masalah beginian).</p>
<p>Sedikit pencarian di Google, saya baru tahu kalau ternyata secara default Karmic sudah memiliki fitur Internet sharing, jadi kita tidak perlu lagi menginstal paket software tambahan.</p>
<p>Kali ini saya menggunakan handphone Samsung C6625, memanfaatkan fitur Internet Sharing di Windows Mobile yang tertanam di dalamnya. Di Karmic, koneksi ini terdeteksi sebagai eth1. Sementara komputer client terkoneksi melalui kartu jaringan di eth0.</p>
<p>Konfigurasi cukup dilakukan di komputer yang terkoneksi secara langsung ke Internet. Klik kanan icon Network Manager, klik Edit Connection, pilih &#8220;Auto eth0&#8243; dan klik Edit, pilih tab IPv4 Setting, pilih method &#8220;Shared to other computers&#8221;. Terakhir, klik Close dan restart komputer.</p>
<p>Cukup itu saja konfigurasinya. Nantinya setiap kali Anda menghubungkan komputer client, maka komputer client secara otomatis langsung bisa digunakan untuk berinternet.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://triyan.web.id/berbagi-koneksi-internet-di-ubuntu-karmic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>File wvdial.conf untuk Sierra 881u yang Bermasalah</title>
		<link>http://triyan.web.id/file-wvdial-conf-untuk-sierra-881u-yang-bermasalah/</link>
		<comments>http://triyan.web.id/file-wvdial-conf-untuk-sierra-881u-yang-bermasalah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 10:16:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Triyan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fun with U]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://triyan.web.id/?p=814</guid>
		<description><![CDATA[Saya jarang menggunakan wvdial untuk melakukan koneksi ke Internet. Saya lebih suka menggunakan tampilan grafis UMTSMon. Namun di Ubuntu Karmic, UMTSMon ini kadang-kadang bermasalah. Tidak bisa pindah ke mode 3G Only, sinyal tidak muncul, susah konek, hang, dan sebagainya. File /etc/wvdial.conf ini hanya saya gunakan untuk melakukan reset modem jika UMTSMon mengalami masalah. Setelah menjalankan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya jarang menggunakan wvdial untuk melakukan koneksi ke Internet. Saya lebih suka menggunakan tampilan grafis UMTSMon. Namun di Ubuntu Karmic, UMTSMon ini kadang-kadang bermasalah. Tidak bisa pindah ke mode 3G Only, sinyal tidak muncul, susah konek, hang, dan sebagainya.</p>
<p>File /etc/wvdial.conf ini hanya saya gunakan untuk melakukan reset modem jika UMTSMon mengalami masalah.</p>
<p>Setelah menjalankan wvdial, saya kemudian menghapus direktori ~/.umtsmon. Setelah itu, biasanya UMTSMon akan kembali lancar <img src='http://triyan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<pre>[Dialer Defaults]
Init1 = AT!RESET
Init2 = AT$NWRAT=2,2	; use only 3G
Init3 = AT+CSQ		; signal strength
Init4 = ATZ
Init5 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;C1 &amp;D2 +FCLASS=0
Init6 = AT+CGDCONT=1,"IP","internet"
Modem Type = Analog Modem
ISDN = 0
New PPPD = yes
Phone = *99#
Modem = /dev/ttyUSB3
Username = ''
Password = ''
Baud = 9600</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://triyan.web.id/file-wvdial-conf-untuk-sierra-881u-yang-bermasalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Printer Sharing di Ubuntu Karmic</title>
		<link>http://triyan.web.id/printer-sharing-di-ubuntu-karmic/</link>
		<comments>http://triyan.web.id/printer-sharing-di-ubuntu-karmic/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 04:07:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Triyan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fun with U]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://triyan.web.id/?p=812</guid>
		<description><![CDATA[Komputer desktop Ubuntu 9.10 terhubung ke printer melalui port USB. Sementara laptop saya (Ubuntu 9.10 juga) terhubung ke komputer desktop melalui kabel jaringan. Pada Ubuntu versi sebelumnya, sharing printer adalah hal yang mudah. Namun pada Ubuntu 9.10 (Karmic Koala), konfigurasinya tidak semudah biasanya. Ternyata banyak juga pengguna Ubuntu yang frustrasi, seperti diskusi yang terjadi pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komputer desktop Ubuntu 9.10 terhubung ke printer melalui port USB. Sementara laptop saya (Ubuntu 9.10 juga) terhubung ke komputer desktop melalui kabel jaringan. Pada Ubuntu versi sebelumnya, sharing printer adalah hal yang mudah. Namun pada Ubuntu 9.10 (Karmic Koala), konfigurasinya tidak semudah biasanya.</p>
<p>Ternyata banyak juga pengguna Ubuntu yang frustrasi, seperti diskusi yang terjadi pada <a href="http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=1313049" target="_blank">Ubuntu Forums</a>. Untungnya, ada satu solusi pada forum tersebut yang manjur buat saya:</p>
<blockquote><p>I was frustrated with this too after upgrading to 9.10. With things like these I hesitate to resort to a commandline solution. I really want to hold Ubuntu to a standard of being approachable for laymen.</p>
<p>After giving up I discovered that doing the following enabled sharing of my printer once again. I have a desktop running 9.10 with a USB-connected HP printer. My other system is a laptop running 9.10. Doing the following made it easy to print from the laptop to the printer connected to my desktop.</p>
<p><strong>DESKTOP DIRECTLY CONNECTED TO PRINTER</strong></p>
<ol style="list-style-type: decimal;">
<li>Go to Main <strong>Menu &gt; System &gt; Administration &gt; Printing</strong></li>
<li>In Printer Configuration menu go to <strong>Server &gt; Settings</strong></li>
<li>Check &#8220;<em>Publish shared printers connected to this system</em>&#8221; and click <strong>OK</strong></li>
<li>Double-click on the printer that you wish to share, under <strong>Policies</strong> check <em>Enabled</em>, <em>Accepting jobs</em> and <em>Shared</em>. Then click <strong>OK</strong>.</li>
</ol>
<p><strong>LAPTOP</strong></p>
<ol style="list-style-type: decimal;">
<li>Go to Main <strong>Menu &gt; System &gt; Administration &gt; Printing</strong></li>
<li>In Printer Configuration menu go to <strong>Server &gt; Settings</strong></li>
<li>Check &#8220;<em>Show printers shared by other systems</em>&#8221; and click <strong>OK</strong></li>
</ol>
<p>Once you do the above any available network printers should be visible via Bonjour/whatever. I think in past versions of Ubuntu sharing printers like this was all set on each individual printer. Hopefully this helps.</p></blockquote>
<p>Thanks to Ubuntu Forums <img src='http://triyan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://triyan.web.id/printer-sharing-di-ubuntu-karmic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konversi Video Youtube ke AVI (ffmpeg)</title>
		<link>http://triyan.web.id/konversi-video-youtube-ke-avi-ffmpeg/</link>
		<comments>http://triyan.web.id/konversi-video-youtube-ke-avi-ffmpeg/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 14:07:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Triyan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fun with U]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://triyan.web.id/?p=716</guid>
		<description><![CDATA[Setelah cukup lama melakukan trial and error berbagai software dan setting konversi di Ubuntu, dikarenakan tidak puas dengan layanan online konversi video Youtube yang ada di Internet, akhirnya sekarang saya sudah menemukan software dan setting yang cocok untuk menampilkan video AVI di layar televisi. Saya menggunakan perintah berikut: ffmpeg -i flv_file -f avi -sameq -aspect [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah cukup lama melakukan trial and error berbagai software dan setting konversi di Ubuntu, dikarenakan <a href="http://triyan.web.id/konversi-video-youtube-ke-avi/">tidak puas dengan layanan online konversi video Youtube yang ada di Internet</a>, akhirnya sekarang saya sudah menemukan software dan setting yang cocok untuk menampilkan video AVI di layar televisi.</p>
<p>Saya menggunakan perintah berikut:</p>
<pre>ffmpeg -i flv_file -f avi -sameq -aspect 16:9 -vcodec libxvid -acodec libmp3lame avi_file</pre>
<p>Parameter -sameq berarti hasil file AVI memiliki kualitas yang sama dengan file aslinya, sedangkan -aspect 16:9 dibutuhkan supaya tampilan video pas di layar widescreen.</p>
<p>Untuk mendapatkan kualitas tampilan yang sama dengan file aslinya, konsekuensinya adalah ukuran filenya menjadi jauh lebih besar, bisa beberapa kali lipat daripada ukuran file aslinya. File FLV berukuran 8,6 MB, setelah dikonversi ke AVI dengan parameter ini ukurannya bisa melonjak menjadi 36,6 MB <img src='http://triyan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Untuk mempermudah konversi, saya membuat sebuah script Nautilus sederhana:</p>
<pre>#!/bin/sh

while [ $# -gt 0 ]; do
	flv_file=$1
	avi_file=`echo "$flv_file" | sed 's/\.\w*$/.avi/'`
	ffmpeg -i "$flv_file" -f avi -sameq -aspect 16:9 -vcodec libxvid -acodec libmp3lame "$avi_file"
    shift
done
gdialog --title "FLV to AVI" --msgbox "Konversi telah selesai." 100 100</pre>
<p>Simpanlah script di atas di direktori <tt>/home/nama_user/.gnome2/nautilus-scripts/</tt> dengan nama &#8220;FLV_to_AVI&#8221;. Jangan lupa untuk memberikan sifat executable dengan perintah <tt>chmod +x FLV_to_AVI</tt>.</p>
<p>Untuk menggunakannya, pilihlah file-file FLV yang akan dikonversi, kemudian klik kanan dan pilih Script &gt; FLV_to_AVI. Tunggulah beberapa saat. Jika muncul kotak dialog kecil, itu berarti konversi telah selesai dilakukan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://triyan.web.id/konversi-video-youtube-ke-avi-ffmpeg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Praktis Menambahkan Semua Repository PPA ke Ubuntu</title>
		<link>http://triyan.web.id/cara-praktismenambahkan-semua-repository-ppa-ke-ubuntu/</link>
		<comments>http://triyan.web.id/cara-praktismenambahkan-semua-repository-ppa-ke-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 23:29:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Triyan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fun with U]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://triyan.web.id/?p=710</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda ingin sistem Ubuntu Anda selalu up to date dengan aplikasi-aplikasi rilis terbaru? Maka Anda membutuhkan paket-paket PPA di Launchpad. Namun banyaknya paket PPA di Launchpad membuat kita bingung sendiri dalam melakukan manajemennya. Belum lagi memasukkan GPG key-nya. Tidak adakah cara yang praktis, yang sekali jalan langsung menambahkan keseluruhan paket PPA yang ada ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda ingin sistem Ubuntu Anda selalu up to date dengan aplikasi-aplikasi rilis terbaru? Maka Anda membutuhkan paket-paket PPA di Launchpad.</p>
<p>Namun banyaknya paket PPA di Launchpad membuat kita bingung sendiri dalam melakukan manajemennya. Belum lagi memasukkan GPG key-nya. Tidak adakah cara yang praktis, yang sekali jalan langsung menambahkan keseluruhan paket PPA yang ada ke Synaptic?</p>
<p>Silakan mengunduh paket berikut:</p>
<blockquote><p><a href="https://launchpad.net/~davewalker/">https://launchpad.net/~davewalker/</a>+archive/ppa/+files/ppa-pkg_1.0_all.deb</p></blockquote>
<p>Lakukan instalasi, dan ikuti video tutorial berikut ini:</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/n2mnW3LQLJs&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/n2mnW3LQLJs&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Paket tersebut akan menyediakan semua repository paket PPA yang tersedia di Launchpad. Kita bisa menambah dan menghapus repository PPA sesuai dengan yang kita inginkan, dan secara otomatis menambahkan GPG key-nya.</p>
<p>Dengan demikian kita tidak perlu lagi menambahkan repository PPA satu per satu secara manual. Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://triyan.web.id/cara-praktismenambahkan-semua-repository-ppa-ke-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
