Kok Nggak Ada Virus Di Linux

Ditulis oleh Triyan pada 30 Desember 2007. Dibaca 1633 kali. Komentar Anda.

Kok nggak ada ya, virus di Linux? Sementara rekan kita pengguna Windows terus mengupdate antivirusnya, berulangkali memformat harddisknya, melakukan instal ulang Windows, namun virus tetap saja datang dan pergi.

Apalagi virus-virus made in Indonesia itu terkenal kejamnya. Cepat berkembang biak, dan merusak tanpa pandang bulu. Bahkan pada waktu-waktu tertentu, terkadang virus lokal ini suka menampilkan pesan-pesan tertentu, seolah tanpa rasa bersalah, seperti “selamatkan elang brontok” atau cuma sekedar “permisi mas, numpang lewat,” begitu bilangnya rekan saya si pengguna Windows.

Tapi kenapa kita pengguna Linux tidak pernah bisa merasakan sensasi seperti itu? Kenapa pengguna Linux harus selalu adem ayem saja, tanpa ada virus, tanpa khawatir spyware, atau malware, atau ware-ware yang lain?

Kadang saya merasa iri bila melihat rekan yang susah payah mencari hotspot, keluar masuk hotel atau kafe, hanya untuk mengupdate antivirus di laptopnya dengan versi yang terbaru. Saya juga iri melihat teman memformat harddisknya, menginstal ulang Windows dan program-programnya, menginstal Deepfreze supaya kalau Windowsnya kena virus, tinggal restart saja dan hilang semua masalah, namun ternyata datanya ikut hilang dihapus sama si Deepfreze.. Saya iri sama teman saya yang merasakan sensasi itu. Saya juga ingin merasakan sensasinya. Saya ingin merasakan juga adrenalin yang memuncak tatkala virus menyerang pertahanan kita.

Namun saya tidak punya cukup uang untuk membeli lisensi Windows. Apa daya saya, membeli komputer baru pun saya tidak kuat. Apalagi kalau saya instal Windows, saya juga harus beli program-programnya. Microsoft Office, berapa harganya. Belum lagi Photoshop, Corel Draw, AutoCad, Matlab, McAfee… Mungkin uang yang saya keluarkan untuk membeli lisensi program-program tersebut bisa untuk membeli dua komputer baru.

Ya sudahlah. Saya hanyalah pengguna komputer biasa yang tidak punya banyak duit. Saya tidak bisa merasakan sensasi saat komputer kena virus. Biarlah hidup saya adem ayem saja karena saya pakai Linux.

6 Responses to “Kok Nggak Ada Virus Di Linux”

  1. kasian deh cuma bisa iri dan gigit jari

    cyakaka

  2. yup… medingan ayem adem daripada “jantungan” tiap kali nyoba masuk di website yg gak dikenal… ketimbang pusing gara-gara file dicuri, disembunyikan, bahkan dimusnahkan oleh si virus degil…

    artikel menarik bro… saya baru 3 hari ini benar2 pake linux, salah satu alasannya ya karena virus ini… tape deh nginstall ulang mulu…

    salam dari Sambas

  3. berarti hidup sampeyan kurang bumbu donk. lha gak ada naik turunnya gitu mikirin komputer yang kena virus pas make OS windows. :)

  4. bumbunya sekarang udah beda bro…

    sekarang lebih banyak belajar mendalami linux, dan ternyata emang sangat asyikkk….. lebih konsen belajar yang lain daripada sekedar mikirin virus…

    Goodbye Windows, Goodbye Virus….

  5. Setuju, bahkan netbook sy kadang dipake buat ngeliat file2 aneh punyanya virus dari flash disk teman.

  6. jarang adanya virus yang menyerang linux bukan berarti linux bebas virus. kalo menurut hemat saya, yang menjadikan linux anti pada virus karena linux milik bersama. ada rasa kesamaan dalam memiliki si linux ini.
    selain itu program untuk membuat virus secara instan sangat mudah di dapatkan dan biasanya program itu membuat file .exe yang artinya di tujukan untuk si jendela. akan tetapi bagaimanapun bukan masalah kita pakai si jendela atau mau pake si linux. dan itu bukan masalah punya uang atau tidak. toh gak semua yang memakai linux adalah orang atau perusahaan yang tidak punya uang. selain itu gak semua pengguna si jendela tidak membajak.
    hehehehe :)

Leave a Reply